Video

Diskusi Islam dan Marxisme di Indonesia

Diskusi Islam dan Marxisme di Indonesia

Pembicara: Bonnie Triyana dan M. Dawam Rahardjo

11 Desember 2013, Serambi Salihara.

Ada sangkaan yang sudah dianggap umum: Islam menolak Marxisme. Padahal, jika kita membaca kembali sejarah pergerakan nasional di Indonesia, kita akan menemukan tokoh-tokoh pergerakan yang berbasis keislaman sangat akrab dengan Marxisme. Islam dan Marxisme bahu-membahu, meski kelak berselisih jalan, melawan kolonialisme demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sebutlah tokoh-tokoh seperti Haji Misbach dan Tan Malaka, juga gerakan pelajar dan kaum tani sangat dipengaruhi oleh ide-ide Marxisme di samping paham keislaman para penggeraknya. Diskusi ini mencoba menelusuri kembali hubungan, dan tegangan, antara Islam dan Marxisme, baik di masa pergerakan nasional maupun dalam konteks Indonesia hari ini. Apakah benar Islam menolak Marxisme? Bagaimana sinergi di antara keduanya? Sejak kapan muncul sangkaan dan label Islam di Indonesia sangat anti-Marxisme? Apakah semata-mata karena tragedi politik 1965 yang mengorbankan PKI dan penganut Marxisme lainnya?

Diskusi Islam dan Marxisme di Indonesia menghadirkan pembicara Bonnie Triyana dan M. Dawam Rahardjo. Bonnie Triyana adalah sejarawan dan Pemimpin Redaksi majalah Historia, sementara M. Dawam Rahardjo adalah Rektor Universitas Proklamasi 45, Yogyakarta, dan Pemimpin Redaksi jurnal Ulumul Qur’an.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close