Berita

Rektor UGM: Kami Tak Melarang Mahasiswi Bercadar

KABARLAIN – Terkait larangan memakai cadar bagi 41 mahasiswi UIN Sunan Kalijaga, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono, menegaskan bahwa tidak ada larangan mahasiswi bercadar di kampus yang dipimpinnya. Menurutnya, pilihan bercadar atau tidak hanyalah cara para mahasiswi dalam berbusana.

“Kami itu kan memang tidak ada larangan untuk bercadar. Karena kami masih berpandangan bahwa itu kan cara mereka untuk berpakaian. Kami pedomannya asal bisa mengikuti semua proses pembelajaran dengan baik, mahasiswi bercadar tidak masalah,” ungkap Panut saat dihubungi kepada wartawan, Selasa (6/3/2018).

Dalam pandangan Panut, pihaknya tidak melakukan pendataan terhadapnya mahasiswi bercadar di UGM. Tetapi dia mengakui bahwa di kampus yang beralamat di Bulaksumur, Sleman, terdapat beberapa mahasiswi bercadar.

Pihak kampus UGM, selama ini sudah melakukan pembinaan kepada para mahasiswi bercadar yang disosialiasi ke pihak fakultas di UGM. Pembinaan tersebut, sambung Panut, sudah berjalan dengan baik dan belum ditemukan persoalan berarti.

“Rasanya belum perlu tindakan secara terstruktur dari tingkat universitas harus bagaimana,”  ungkap Panut.

Langkah yang akan dilakukan Rektor UGM, akan mendiskusikan lebih lanjut adanya mahasiswi bercadar dengan para dekan dan wakil rektor. Apalagi sudah ada kampus negeri di Yogyakarta yang secara terang-terangan mendata dan membina mahasiswi bercadar.

“Nanti saya akan menyampaikan hal ini kepada teman-teman dekan dan wakil rektor, bagaimana ke UGM ke depan agar semuanya menjadi lebih baik,” ungkap Panut.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close